Terlalu Bergantung pada Meme Coin, Ekosistem Solana Sulit Berkembang
Penurunan harga Solana sebanyak 10,3% dalam tujuh hari terakhir menimbulkan pertanyaan dari para trader terkait akhir perjalanan dari blockchain yang pernah dijuluki “Ethereum killer” ini.

Menurut analis @KyleReidhead , penurunan tersebut adalah reaksi pasar yang berlebihan, bukan keruntuhan. Ditambah, perdagangan meme coin di Solana masih sebesar 67% dari volume exchange terdesentralisasi (DEX), masih menunjukkan kehidupan.
Volume hariannya pun masih sebesar US$3,3 miliar atau sekitar Rp53,8 triliun saat artikel ini ditulis, menurut data CoinMarketCap .
Meski begitu, kekhawatiran trader sebenarnya valid karena Solana sempat mengalami penurunan dari US$290 atau sekitar Rp4,7 juta menjadi US$170 atau sekitar Rp2,7 juta hanya dalam waktu satu bulan. Penurunan yang cepat ini didorong oleh spekulatif, dan itu masalah utama yang terjadi di ekosistem Solana saat ini.
Baca juga: 3 Faktor Penyebab Harga Solana Kian Mer o sot
Ekosistem Solana jadi Tempat Berspekulasi
Ekosistem Solana yang dimaksud spekulatif adalah karena ekosistem tersebut terdiri dari 11 aset kripto, yaitu Render (RENDER), Dogwifhat (WIF), Jupiter (JUP), Bonk (BONK), Book of Memes (BOME), GMT (GMT), Jito (JTO), Raydium (RAY), Pyth Network (PYTH) dan Tensor (TNSR). Dapat kita lihat bahwa sebagian dari aset tersebut merupakan meme coin.
Sekarang coba kita lihat harganya, saat artikel ini ditulis, WIF mengalami penurunan 54,5% dalam 30 hari terakhir. BONK turun 50,5%, BOME turun 51,9%. Jika melihat aset yang lain seperti RENDER, turun 37,5% dalam 30 hari terakhir. JUP turun 10,4%, RAY turun 40%, kemudian PYTH turun 25,41%. Dengan ini dapat dikatakan bahwa seluruh aset di bawah ekosistem Solana sedang ada di bear market.
Menurut founder Aphractal , Joao Wedson, jika performa kesebelas aset kripto tersebut dibandingkan dengan Bitcoin (BTC), maka terdapat perbedaan yang cukup signifikan khususnya sejak awal tahun ini, ketika BTC naik namun ekosistem Solana makin tenggelam.
Dengan kondisi seperti ini, tidak menutup kemungkinkan aset di ekosistem Solana dapat dieksploitasi oleh whale dan bot. Hal ini sudah terlihat dari kegilaan meme coin di launchpad Pump.fun, yang menciptakan bubble win-win tapi tidak diketahui akan bertahan berapa lama.
Ketika sudah menjadi semakin spekulatif, nantinya dapat memicu liquidity crunch, dengan proyek yang makin lama makin mati karena pemilik dana besar mengambil profit. Hal ini sangat mungkin terjadi di Solana karena kebanyakan dari proyek yang ada di ekosistem blockchain tersebut bertahan karena hype dan flash trading, bukan karena organik.
Baca juga: Dilanda Kontroversi, Launchpad Memecoin Pump.fun Hentikan Fitur Livestream
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Trump memberikan pengampunan kepada para pendiri BitMEX, termasuk Arthur Hayes: laporan
Menurut CNBC, Presiden AS Donald Trump telah memberikan pengampunan kepada tiga pendiri bursa cryptocurrency BitMEX: Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed. Pada bulan Juli lalu, BitMEX mengaku bersalah melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank.

Dominasi Bitcoin mencapai 58% sementara musim altcoin tetap sulit dipahami
Bitcoin mendominasi pasar dengan kenaikan hingga 58%, menentang ekspektasi rotasi pasar altcoin meskipun kondisi yang menguntungkan. Berikut adalah kutipan dari buletin Data dan Wawasan The Block.

Arthur Breitman tentang tokenisasi pasar Uranium yang 'sangat panas'
Ringkasan Singkat Co-Founder Tezos, Arthur Breitman, bergabung dengan The Scoop untuk membahas pasar uranium dan bagaimana Uranium.io berupaya membuat komoditas tersebut lebih mudah diakses oleh investor ritel melalui tokenisasi.

FDIC mengubah sikap terhadap aset digital dan akan mengizinkan lembaga keuangan terlibat dalam aktivitas kripto tanpa persetujuan sebelumnya
Tinjauan Cepat FDIC menjelaskan bahwa lembaga-lembaga yang diawasinya dapat "terlibat dalam aktivitas terkait kripto yang diizinkan" tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari agensi tersebut sebelumnya. Bo Hines, direktur eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital, mengatakan langkah FDIC ini adalah "kemenangan besar lainnya."

Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








