Donald Trump Janji Jadikan AS Superpower Bitcoin
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan komitmennya untuk menjadikan Amerika sebagai “superpower Bitcoin yang tak terbantahkan” sekaligus “ibu kota aset kripto dunia.”
Pernyataan ini ia sampaikan dalam sebuah video yang ditayangkan di acara Digital Asset Summit yang diselenggarakan oleh Blockworks di New York City pada Kamis (20/3/2025). Momen ini sekaligus menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya, seorang Presiden AS yang sedang menjabat menyampaikan pidato di konferensi aset kripto.
Trump menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengakhiri “perang regulasi terhadap kripto dan Bitcoin” yang terjadi selama pemerintahan sebelumnya. Ia secara tegas menyebutkan akan menghentikan Operation Choke Point 2.0, yang menurutnya telah merugikan perkembangan industri ini.
“Kami akan mengakhiri perang regulasi terhadap kripto dan bitcoin dari pemerintahan sebelumnya, termasuk menghentikan aksi sepihak dalam Operation Choke Point 2.0,” ujar Trump.
Operation Choke Point 2.0 merupakan istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Nic Carter, Founder Castle Island Ventures, pada 2023 lalu. Istilah ini merujuk pada praktik pembatasan akses layanan perbankan bagi sektor tertentu yang dianggap berisiko tinggi. Hal ini mengingatkan pada Operation Choke Point versi pertama yang dijalankan Departemen Kehakiman AS pada 2013.
Baca juga: Donald Trump Teken Perintah Eksekutif Bentuk Cadangan Bitcoin Strategis
Upayakan Cadangan Bitcoin dan Legislasi Stablecoin
Selain menyinggung penghentian kebijakan lama, Trump juga mengumumkan rencana pembentukan Strategic Bitcoin Reserve (SBR). Ia mengklaim cadangan ini akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan nilai kepemilikan kripto pemerintah AS dan mencegah penjualan terburu-buru yang merugikan negara.
Tak hanya itu, Trump juga mendorong Kongres AS untuk segera meloloskan legislasi penting terkait stablecoin, dengan menekankan perlunya regulasi yang “sederhana dan masuk akal” agar inovasi tidak terhambat.
“Dengan regulasi yang tepat, lembaga keuangan dari yang besar hingga kecil akan memiliki kebebasan untuk berinovasi dan berkontribusi dalam revolusi teknologi paling menarik di era modern,” katanya.
Pekan lalu, Senat AS telah meloloskan GENIUS Act dari tahap komite dengan dukungan bipartisan. RUU ini berisi ketentuan tentang transparansi, audit, persyaratan cadangan, dan perizinan bagi penerbit stablecoin. Para sponsor RUU, termasuk Senator AS Bill Hagerty, berharap RUU ini bisa segera diproses untuk pemungutan suara penuh sebelum akhir bulan depan.
Baca juga: Donald Trump: AS akan Jadi Pusat Kripto dan AI
Sejak dilantik pada Januari 2025, Trump telah menandatangani sejumlah perintah eksekutif yang mendukung perkembangan aset digital, termasuk pembentukan cadangan bitcoin dan pembentukan kelompok kerja lintas lembaga untuk fokus pada laporan dan strategi aset digital nasional.
Meski belum ada perintah eksekutif khusus terkait praktik debanking, Trump secara aktif menempatkan tokoh-tokoh yang berpihak pada industri kripto di posisi strategis lembaga pemerintah.
Bo Hines, Direktur Eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital AS, menyatakan bahwa pemerintahan Trump memiliki ambisi besar untuk mengakumulasi Bitcoin sebanyak mungkin, dengan mengibaratkannya sebagai “emas digital.”
Trump bahkan menyoroti perbedaan antara istilah reserve dan stockpile, menunjukkan bahwa pemerintahannya serius mempertimbangkan strategi kepemilikan kripto jangka panjang, bukan sekadar aksi simbolis.
“Kebijakan ini akan memungkinkan pemerintah federal memaksimalkan nilai asetnya, bukan menjualnya secara gegabah seperti yang dilakukan Biden,” ujar Trump.
Baca juga: Donald Trump Targetkan Harga Bitcoin Capai US$150 Ribu
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Trump memberikan pengampunan kepada para pendiri BitMEX, termasuk Arthur Hayes: laporan
Menurut CNBC, Presiden AS Donald Trump telah memberikan pengampunan kepada tiga pendiri bursa cryptocurrency BitMEX: Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed. Pada bulan Juli lalu, BitMEX mengaku bersalah melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank.

Dominasi Bitcoin mencapai 58% sementara musim altcoin tetap sulit dipahami
Bitcoin mendominasi pasar dengan kenaikan hingga 58%, menentang ekspektasi rotasi pasar altcoin meskipun kondisi yang menguntungkan. Berikut adalah kutipan dari buletin Data dan Wawasan The Block.

Arthur Breitman tentang tokenisasi pasar Uranium yang 'sangat panas'
Ringkasan Singkat Co-Founder Tezos, Arthur Breitman, bergabung dengan The Scoop untuk membahas pasar uranium dan bagaimana Uranium.io berupaya membuat komoditas tersebut lebih mudah diakses oleh investor ritel melalui tokenisasi.

FDIC mengubah sikap terhadap aset digital dan akan mengizinkan lembaga keuangan terlibat dalam aktivitas kripto tanpa persetujuan sebelumnya
Tinjauan Cepat FDIC menjelaskan bahwa lembaga-lembaga yang diawasinya dapat "terlibat dalam aktivitas terkait kripto yang diizinkan" tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari agensi tersebut sebelumnya. Bo Hines, direktur eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital, mengatakan langkah FDIC ini adalah "kemenangan besar lainnya."

Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








