• Metaplanet menambah 696 Bitcoin sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi di pasar kripto.
  • Eric Trump bergabung ke dalam dewan penasihat Metaplanet, sinyal ekspansi pengaruh global perusahaan.

Baru-baru ini, Metaplanet, perusahaan asal Jepang, telah menambah koleksi Bitcoin-nya dengan mengakuisisi 696 BTC yang nilainya mencapai US$58,16 juta. Dengan langkah ini, Metaplanet makin kokoh sebagai salah satu pemain besar dalam kepemilikan Bitcoin korporat.

JUST IN: 🇯🇵 Metaplanet acquires 696 $BTC worth $58.16 million. pic.twitter.com/yP9WGGf7BK

— Whale Insider (@WhaleInsider) April 1, 2025

Metaplanet Beli Bitcoin saat Orang Lain Ragu-Ragu

Sementara sebagian perusahaan masih sibuk menggeluti strategi diversifikasi aset atau sekadar menjaga stabilitas kas, Metaplanet justru melaju dengan arah sebaliknya, yakni menumpuk Bitcoin . Langkah mereka kali ini bukan yang pertama, tapi jelas jadi yang paling berani di tahun ini. Kalau dirupiahkan, US$58 juta itu setara dengan lebih dari Rp900 milyar.

Namun demikian, bukan cuma nilainya yang bikin heboh, tapi timing-nya. Di saat sebagian pelaku pasar memilih wait and see karena harga Bitcoin fluktuatif, Metaplanet malah menambah pasokan dengan santai.

CEO mereka, Simon Gerovich, menjelaskan bahwa akuisisi ini adalah bagian dari strategi memanfaatkan momentum saat harga BTC sedang turun. Kalau diibaratkan, mereka seperti orang yang beli emas pas harga lagi nyungsep—berani, tapi perhitungannya masuk akal.

Obligasi Bebas Bunga, Demi Bitcoin?

Lebih lanjut lagi, strategi mereka makin terlihat jelas setelah menerbitkan obligasi tanpa bunga senilai ¥2 miliar (sekitar US$13,3 juta) pada 31 Maret 2025. Dana ini akan digunakan khusus untuk membeli lebih banyak Bitcoin.

Bisa dibilang, Metaplanet sedang pasang badan penuh untuk aset kripto yang satu ini. Pendekatan seperti ini cukup langka, terutama di kalangan perusahaan tradisional Jepang yang cenderung konservatif dalam pengelolaan dana.

Obligasi tanpa bunga ini mengindikasikan bahwa mereka benar-benar yakin dengan arah yang sedang diambil. Bukan hanya investasi biasa, ini lebih seperti taruhan yang penuh keyakinan. Dan ya, rasanya sulit membayangkan ada perusahaan besar di Indonesia yang akan melakukan hal serupa dalam waktu dekat.

Dewan Penasihat Perdana, Eric Trump Jadi Wajah Awal

Di sisi lain, CNF melaporkan bahwa Metaplanet tidak hanya sibuk membeli Bitcoin, tapi juga mengubah struktur organisasinya. Mereka baru saja membentuk Dewan Penasihat Strategis, dan yang menarik—Eric Trump diangkat sebagai anggota pertamanya. Iya, Eric Trump, putra dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sekaligus petinggi di Trump Organization.

Masuknya Eric ke dalam lingkaran internal Metaplanet mungkin terasa agak tidak biasa, terutama karena perusahaan ini berbasis di Jepang. Tapi di balik keanehan itu, tampak ada upaya memperluas jangkauan pengaruh ke level global.

Apakah ini sinyal bahwa Metaplanet juga ingin menembus pasar Amerika atau sekadar memanfaatkan nama besar Trump sebagai daya tarik investor internasional? Waktu yang akan menjawab.

Jadi Pemegang Bitcoin Terbesar di Jepang, Lalu Apa?

Dengan akumulasi yang terus bertambah, Metaplanet kini berada di puncak klasemen sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar di Jepang. Posisi ini tentu membawa pengaruh tidak kecil, baik secara reputasi maupun posisi tawar di dunia kripto global. Meskipun belum bisa disamakan dengan raksasa seperti MicroStrategy di AS, arah mereka sudah mulai terasa familiar, berani ambil risiko dan tidak takut menentang arus.

Namun begitu, tidak sedikit yang bertanya-tanya: apakah langkah ini terlalu berani, atau justru visioner? Di satu sisi, banyak perusahaan teknologi memilih strategi lebih kalem dengan sedikit porsi aset kripto. Di sisi lain, Metaplanet seperti sedang menunjukkan bahwa pendekatan radikal bisa saja menjadi norma baru.